JEMBER – Suasana meriah menyelimuti ruas jalan protokol menuju Alun-Alun Kabupaten Jember pada hari ini, Sabtu, 22 Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelar acara spektakuler yang dinanti-nanti warga, yakni Kirab Budaya Ancak Agung dan Sholawatan. Dari sekian banyak peserta yang berpartisipasi, kontingen perwakilan dari Desa Keting, Kecamatan Jombang, tampil mencuri perhatian dengan persembahan gunungan hasil buminya.
Kegiatan akbar ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada perhelatan tahun ini, kontingen Desa Keting dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Keting, Bapak Marsudi. Turut serta mendampingi beliau, jajaran perangkat desa yang tampil kompak dan bersahaja mengenakan seragam bernuansa putih dan hitam.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kontingen Desa Keting dengan nomor urut 209 membawa sebuah gunungan Ancak Agung yang ditata dengan sangat apik dan megah. Gunungan tersebut dirangkai secara teliti dari berbagai komoditas pertanian lokal unggulan yang menjadi sumber penghidupan utama warga setempat. Tampak perpaduan warna-warni segar dari jagung manis, kacang panjang, cabai merah, tomat, wortel, sawi, labu siam, terong, hingga buah nanas yang dimahkotakan di puncaknya.
Tampilan ini tidak hanya memanjakan mata penonton di sepanjang rute, tetapi juga sarat akan makna filosofis. Gunungan ancak hasil bumi tersebut merupakan representasi wujud syukur masyarakat Desa Keting atas limpahan rezeki, berkah pertanian, serta kelancaran rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa.

Kepemimpinan Bapak Marsudi sebagai Pj Kades Keting berhasil membangun kekompakan antara warga dan aparatur desa. Keikutsertaan Desa Keting dalam ajang tingkat kabupaten ini menjadi wujud nyata pelestarian tradisi kebudayaan agraris, sekaligus mempererat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Pawai kirab Ancak Agung ini bergerak beriringan menyusuri jalanan kota menuju titik pusat acara di Alun-Alun Jember. Pada malam puncaknya, persembahan Ancak Agung dari Desa Keting ini akan bergabung menyatu bersama seribu gunungan ancak lainnya dari berbagai penjuru Jember. Lebih istimewa lagi, perhelatan Kirab Budaya Ancak Agung tahun 2026 ini akan ditandai dengan upaya pencapaian Rekor MURI untuk kategori Ancak Agung.
Kehadiran perwakilan Desa Keting, Kecamatan Jombang, tidak sekadar meramaikan pawai, namun membuktikan bahwa desa tersebut siap bersinergi, menjaga tradisi leluhur, mempromosikan potensi lokal, sekaligus memajukan kesejahteraan masyarakatnya.














