Ketua Serikat Tani LSN Apresiasi Gus Fawait: Pertumbuhan Ekonomi Jember 6,35% Jadi Harapan Nyata bagi Petani

JEMBER — Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember yang mencapai 6,35% pada Kuartal I 2026 mendapat apresiasi luas, tak terkecuali dari kalangan petani. Ketua Umum Serikat Tani Laskar Sholawat Nusantara (LSN), M. Mursid, menyampaikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) yang dinilai telah menghadirkan kebijakan berpihak pada sektor pertanian dan kesejahteraan petani. “Apresiasi…

JEMBER — Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember yang mencapai 6,35% pada Kuartal I 2026 mendapat apresiasi luas, tak terkecuali dari kalangan petani. Ketua Umum Serikat Tani Laskar Sholawat Nusantara (LSN), M. Mursid, menyampaikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) yang dinilai telah menghadirkan kebijakan berpihak pada sektor pertanian dan kesejahteraan petani.

Infografis Ekonomi Jember dan Pertanian
Infografis lengkap: Pertumbuhan ekonomi Jember 6,35%, program pertanian, dan dukungan Serikat Tani LSN.

“Apresiasi penuh untuk Gus Fawait. Ini hal nyata untuk petani Jember. Bantuan oplah (optimasi lahan) dan alsintan (alat mesin pertanian) dari Pemkab Jember tahun 2026 benar-benar dirasakan petani di lapangan.”

— M. Mursid, Ketua Umum Serikat Tani LSN

Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Petani

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan PDRB Jember sebesar 6,35% merupakan yang tertinggi di wilayah Sekar Kijang, mengungguli Banyuwangi (6,14%), Lumajang (5,89%), Situbondo (5,50%), dan Bondowoso (5,42%). Capaian ini juga melampaui rata-rata Jawa Timur (5,96%) dan Nasional (5,61%).

Menurut M. Mursid, capaian tersebut menjadi angin segar bagi para petani di Jember. Ia menilai bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus dirasakan hingga ke tingkat akar rumput, terutama sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Jember.

“Kami melihat bahwa pertumbuhan 6,35% ini bukan sekadar angka. Di lapangan, program-program pertanian seperti optimasi lahan, irigasi perpompaan, dan bantuan alsintan berjalan nyata. Ini yang membuat petani optimis.”

— M. Mursid

Rp 312 Miliar untuk Pertanian — Terbesar dalam Sejarah Jember

Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Fawait menggelontorkan total bantuan sektor pertanian sebesar Rp 312 miliar selama kurun 2025–2026, yang disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah Kabupaten Jember.

ProgramCapaian
Optimasi Lahan (Oplah)7.070 hektare (2026), naik dari 4.400 ha (2025)
Bantuan AlsintanDrone, traktor, combine harvester, power thresher, dryer mobile, mesin roasting kopi
Irigasi Perpompaan100 unit baru (2026)
Jaringan IrigasiPerbaikan & pemeliharaan ~190 jaringan
Bantuan Pupuk & BenihDisalurkan melalui Gapoktan dan Poktan

Selain itu, Gus Fawait juga mendorong regenerasi petani muda dengan melibatkan generasi muda dalam kepengurusan kelompok tani, serta menargetkan satu pendamping satu desa untuk optimalisasi pendampingan petani.

“Kami ingin seluruh program pemerintah diketahui masyarakat sehingga manfaatnya bisa optimal. Tidak ada yang ditutupi. Melalui Pro Gus’e Update, kami membangun keterbukaan.”

— Gus Fawait, Bupati Jember (6 Juni 2026)

Investasi dan Lapangan Kerja bagi Petani

Sektor pertanian juga menjadi salah satu pendorong utama investasi di Jember. Sepanjang 2025, nilai investasi mencapai Rp 2,57 triliun (naik 70,2%), dengan industri makanan menyerap Rp 302,86 miliar — yang sebagian besar berbasis hasil pertanian lokal.

Sebanyak 457 unit usaha baru menyerap hampir 10.000 tenaga kerja, termasuk petani dan buruh tani yang beralih ke sektor pengolahan hasil pertanian.

M. Mursid menambahkan bahwa program Sister City Jember–Jinhua (China) yang digagas Gus Fawait juga membuka peluang emas bagi pertanian lokal untuk menembus pasar internasional.

“Peluang emas pertanian lokal melalui program Sister City Jember–Jinhua ini harus disambut. Petani Jember harus siap bersaing di pasar global.”

— M. Mursid

Komitmen ke Depan

M. Mursid berharap pertumbuhan ekonomi yang positif ini terus berlanjut dan semakin berpihak pada petani.

“Kami berharap Gus Fawait terus konsisten. Pertumbuhan ekonominya sudah bagus, sekarang tinggal bagaimana memastikan petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan juga ikut menikmatinya. Sejauh ini, kami lihat komitmennya nyata.”

— M. Mursid, Ketua Umum Serikat Tani LSN

Pemerintah Kabupaten Jember sendiri berkomitmen menjaga ritme pengelolaan anggaran yang akuntabel dan akselerasi program yang efektif agar tren positif ekonomi Jember terus meningkat di kuartal-kuartal berikutnya.


Sumber Berita:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *